Manfaat Liburan Bersama Keluarga

17 11 2012

Berlibur merupakan salah satu kebutuhan pokok

Entah sudah berapa kali anak dan istri mengajak  untuk pergi berlibur. Selama ini, mungkin Kita bisa memberikan alasan sibuk, banyak janji dengan pihak lain atau tidak memiliki dana.

Padahal, seperti dikatakan oleh banyak kalangan ahli, pergi berlibur termasuk kedalam salah satu kebutuhan pokok yang mesti dipenuhi.

Nah, untuk Anda yang kemarin belum sempat menggelar acara liburan tengah tahun, kesempatan liburan akhir Tahun kali ini bisa dimanfaatkan sebagai momen untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Recharge Energi
Mengerjakan rutinitas yang sama setiap hari, tentu menyebabkan rasa bosan dan monoton. Dengan berlibur, maka semua hal rutinitas itu akan terlepaskan dan tubuh akan kembali berenergi.

Mengenal Tempat Baru
Dengan liburan maka ada kesempatan untuk menjelajahi tempat yang baru, pengalaman baru dan pandangan yang baru, mulai dari masyarakat, kebiasaan, kuliner dan juga lokasi wisata yang baru.

Menyegarkan Penampilan
Efek yang paling nyata dari menggelar liburan adalah penampilan yang dijamin bakal lebih segar dan memiliki pandangan yang berbeda karena menyadari ada lebih banyak hal di luar sana.

Mempelajari Sesuatu
Dengan menggelar liburan, maka ada lompatan yang berbeda dalam hidup karena Anda bisa mempelajari sesuatu yang nyata, yang mungkin saja tidak akan di temui semasa kuliah dahulu.

Tempat Liburan seperti apakah yang sesuai dengan keluarga kita? Semua bisa di rembukkan bersama, agar liburan nanti lebih bermakna.Gambar

Selamat menikmati liburan anda!





Pengalaman Road to Macau & Hongkong

18 11 2011

Pada bulan Februari 2011 lalu, saya didaulat oleh perusahaan tempat saya bekerja untuk bisa ikut berangkat program “Insentive Tour” tahunan yang kebetulan pada tahun ini tujuannya adalah ke Macau & Hongkong (yang telah diagendakan tanggal 10 – 15 Februari 2011). Spontan.. saya sangat bahagia tak terhingga pada saat itu. mendengar kedua kota tersebut, saya langsung terbayang gemerlapnya kota Macau yang pasti akan terdapat banyaknya hiburan malam & Casino seperti pada film-film layar lebar.. wow..!!!

Bergegas saja beberapa hari sebelum keberangkatan dimulai, saya dan rombongan (Dari Kalimantan Barat sebanak 7 orang) mempersiapkan perbekalan masing-masing. mulai perbekalan pribadi, perbekalan kebutuhan team sampai perbekalan yang dianjurkan oleh biro perjalanan (Avia Tour).

Tibalah saatnya, dimana kami harus berkumpul di Bandara Internasional Supadio Pontianak untuk menuju Jakarta dengan menggunakan penerbangan pertama Sriwijaya air. Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, kami langsung dijemput oleh shuttle bus hotel tempat kami menginap (transit), yakni FM7 Hotel. kami menghabiskan hari ini di Jakarta, untuk beristirahat karena esok hari akan melanjutkan perjalanan ke Hongkong.

Tanggal 11 Februari pagi, pukul 07.00 kami berkumpul dengan rombongan lain (Kalimantan Timur) di lobby hotel untuk memulai sarapan pagi di hotel dan dilanjutkan dengan berangkat menuju Bandara Soekarno_Hatta. Sesampai di Bandara, kami langsung diberikan tiket penerbangan Garuda GA 860 menuju Bandara Check Lap Kok Hongkong dengan menggunakan fasilitas terminal E6.

          Tak lama menunggu, akhirnya kami pun diminta untuk boarding ke pesawat yang akan mengantarkan kami ke Hongkong, dan alhasil saya pun duduk di seat dipinggir jendela, Alhamdulillah ya… bisa menikmati perjalanan yang akan kami tempuh selama 3,5 jam. Berbagai hiburan saya nikmati, Film, lagu, radio hingga game. Begitu juga berbagai makanan dan minuman yang datang silih berganti disajikan pramugari kami “sikat” semua 🙂 hingga akhirnya kami mendaran di Bandara Check Lap Kok Hongkong.

Namun sesampainya kami di Bandara Hongkong, kami tak langsung melakukan proses imigrasi, melainkan kami di transfer langsung menggunakan kapal cepat Jetfoil “COTAI STRIP” untuk melanjutkan perjalanan menuju Macau.

Dan sesampainya kami di dermaga “THE VENETIAN” kami dijemput langsung menggunakan Bus Wisata yang sudah disiapkan oleh Guide lokal di Macau, langsung menuju hotel tempat kami bermalam “GOLDEN DRAGON HOTEL” dan kamipun makan malam di restoran dilanjutkan dengan “Wisata malam” di Macau.

Keesokan harinya, kami melakukan wisata dengan mengunjungi beberapa tempat wisata di Macau, seperti KUNLAM STATUE, TEMPLE OF PENHA, THE RUIN’S OF ST.PAUL, A-MA TEMPLE dilanjutkan dengan mengunjungi CITY OF DREAM untuk menyaksikan DRAGON TRESURE SHOW, berikut foto-fotonya:

Dan sore harinya, kami langsung kembali diantar ke pelabuhan untuk kembali menuju Hongkong, dan sesampai di Hongkong, kami dijemput menggunakan Bus untuk diantar ke hotel tempat kami menginap selama di Hongkong (L’ NINA HOTEL) Bintang 4. dan keesokan harinya tanggal 13 Februari 2011 kami melanjutkan wisata di Hongkong dengan mengunjungi pantai REPULSE BAY yang indah, VICTORIA PEAK (termasuk 1x Tram) dan patung lilin MADAME TUSSAUDE

Dan dilanjutkan dengan makan siang di JUMBO FLOATING RESTAURANT (restoran terapung) dan foto bersama di AVENUE OF STAR

hingga sore, akhirnya kami kembali ke Hotel untuk beristirahat. Malam hari di hotel, kami manfaatkan untuk berjalan-jalan di mall yang kebetulan  menjadi satu dengan hotel tempat kami menginap.

Keeokan hari tanggal 14 Februari 2011, tour kami dilanjutkan dengan mengunjungi DISNEYLAND HONGKONG, ditempat ini saya mendapatkan kekaguman yang luar biasa, namun juga karena suhu disini hanya 7derajat celcius, alhasil saya hampir pingsan 🙂

Hingga sore hari, kami menyaksikan atraksi & Parade. dan kami melanjutkan wisata belanja ke Pasar Hongkong (Ladies Market), dan kembali ke hotel menggunakan Kereta bawah tanah. Keesokan harinya kami berkemas untuk pulang kembali ke Indonesia, dengan terlebih dahulu mampir ke CITY GATE FACTORY OUTLET untuk berbelanja oleh-oleh untuk orang-orang yang dicintai. Dan kamipun diantar kembali ke Bandara Hongkong untuk menuju Bandara Soekano-Hatta Jakarta. Dan sesampai di jakara, kami kembali menginap di FM7 Hotel sebelum esok hari kembali “terbang” pulang ke Pontianak.

Sedikit cerita ini bukan dengan maksud untuk pamer, melainkan berbagi informasi buat teman-teman semua.





KOMPARASI NINJA 250R & CBR 250R

9 02 2011

Semakin Santer tentang issu varian motor sport terbaru HONDA CBR 250R ditanah air,, akankah menjadi lawan tangguh bagi Ninja 250R????

Mari kita kompair spesifikasinya :

TECHNICAL DATA

 

ENGINE  PERFORMANCE

>> Pada motor Honda CBR 250R tenaga maksimum yang dihasilkan hanya 26 HP pada 8500 rpm, sedangkan Kawasaki Ninja 250R dapat mencapai 31 HP pada 11.000 rpm . Dimana Top Speed maksimal dapat dihasilkan oleh mesin Ninja 250R daripada CBR 250R.

>> Pada mesin CBR 250R torsi yang dihasilkan lebih besar (22,9 Nm pada 7000 prm) daripada Kawasaki Ninja 250R (22 Nm pada 8.200rpm) , karena pada CBR 250R hanya mengadopsi 1 silinder pada ruang bakarnya dan mempunyai bobot kendaraan (165kg) yang lebih ringan dari Kawasaki Ninja 250R (169,5kg) yang dimana berat/ beban yang diterima oleh mesin CBR 250R lebih ringan ketimbang Ninja 250R yang mempunyai 2 silinder pada ruang bakarnya

>>  Karena Ninja 250R memilki 2 silinder , sehingga secara umum pembakaran berkesinambungan maka dihasilkan akselerasi yang kontinu sehingga cocok untuk di dalam kota maupun luar kota (tanjakan).

>> Untuk akselerasi (percepatan) antara Ninja 250R dengan CBR 250R dilihat dari gear rasio pada transmisinya masing-masing. Pada Ninja 250R mempunyai nilai gear rasio yang pendek (close gear ratio) dimana menguntungkan pada saat bermanuver (berakselerasi) daripada CBR 250R yang mempunyai nilai gear ratio yang panjang (wide gear ratio) . Namun untuk jalanan yang lurus dan panjang lebih menguntungkan memakai gear ratio yang panjang (wide gear ratio) seperti CBR 250R.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 





Pabrikan Motor Diminta Buat Lampu Otomatis Menyala

12 01 2010

Kesadaran untuk menyalahkan lampu pada siang hari untuk sepeda motor masih minim. Sebab, banyak pengendara motor yang masih mengacuhkan peraturan dalam UU lalu lintas No 22 tahun 2009.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Condro Kirono, Selasa, 10 Januari 2010, mengatakan dalam sosialiasi undang-undang lalu lintas yang baru, banyak pengendara khusus roda dua yang belum mentaati peraturan menyalakan lampu di siang hari. “Untuk tahun ini kita tidak hanya melakukan sosialisasi tapi juga penindakan,” ujarnya kepada wartawan.

Condro melanjutkan, peraturan menyalahkan lampu di siang hari bagi kendaraan roda dua, untuk mengurangi angka kecelakaan yang terus meningkat. Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2009, jumlah korban meninggal dua akibat kecelakaan sebanyak 1071 orang. “Dari jumlah itu, 59 persen dari pengendara roda dua,” jelasnya.

Dengan adanya peraturan itu, angka kecelakaan dapat dikurangi. Pasalnya pengendara motor dapat memberikan tanda untuk keselamatan. “Karena dapat terlihat oleh pengendara lainnya khususnya mobil,” imbuhnya.

Condro juga menegaskan pengendara motor tidak perlu khawatir jika menyalakan lampu dapat merusak aki. “Kalau mesin menyala, lampu dihidupkan tidak akan merusak. Tapi kalau mesinnya tidak hidup, lampu menyala, itu yang akan merusak aki,” jelas Condro.

Disisi lain, Condro juga meminta agar Asosiasi Industri Sepeda Motor menanyakan Agen Tunggal Pemegang Merk di Indonesia soal perbedaan dengan negara lain, dimana di beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura, jika kendaraan dihidupkan maka lampunya langsung otomatis menyala. “Itu yang berbeda dengan negera kita, padahal merknya sama,” imbuhnya.

Jika hal itu terjadi di Indonesia pastinya peraturan tersebut bisa langsung diterapkan dan tingkat kesadaran pengemudi juga tinggi karena didukung dengan adanya sistem otomatis lampu menyala saat menghidupkan kendaraan.

• VIVAnews





Introduction

7 01 2010

Assalamualaikum…

Pertama-tama izinkan saya memperkenalkan diri, Saya Eko Budiyanto, merupakan anak pertama dari 3 saudara, saat ini aku telah memiliki keluarga kecil dengan seorang istri dan dikaruniai seorang anak perempuan yg Cantik.

Saat ini aku bekerja perusahaan swasta nasional yang bergerak dibidang perdagangan otomotif roda dua di Kalimantan Barat, Alhamdulillah aku dipercaya untuk memimpoin cabang yang ada dikota Pontianak.