Ninja Keren, milik Si “Raja Limbah” Pontianak

16 01 2010

Perhatikan coba tampilan dan data modifikasi Kawasaki Ninja ini. Full dengan barang limbah. Wajar, karena Agus Salim si pemilik adalah raja limbah dari kawasan Kalimantan Barat. “Karena itu masih banyak jejali limbah dulu. Kalau ngemodif, masih perlu belajar banyak,” kata Agus merendah.

Tapi tentu meski pasang limbah sana-sini tetap perlu teknik juga dan memperhatikan harmonisasi. Untungnya, untuk masalah keserasian, Agus sudah termasuk berhasil. Ambisinya untuk menjadikan motor ini fashion yang glamour terbukti. Ibarat cewek cantik yang tampil di atas catwalk dalam acara fashion show.

Tapi dengan limbah sebanyak ini Agus masih berprinsip apa yang dilakukannya tergolong bolt-on. “Sebab tinggal tempel, kalau ada yang harus dirusak atau dikorbankan saya memilih limbah, bukan aslinya motor,” kata ayah satu anak ini. Misalnya saja saat pemasangan pro arm dari NSR SP sebagai lengan ayun.

“Untuk pemasangannya ada sedikit ubahan di bagian depan atau pangkal arm. Ada bagian yang harus dibubut untuk dibuang,” ceritanya lagi. Dia harus mengurangi ketebalan arm tadi sekitar 1 cm biar pas. “Hal itu karena saya enggak mau merusak rangka. Jadi, masih bisa dibikin standar lagi,” ungkapnya tentang alasan teknik pemasangan ini.

Kelar urusan kaki-kaki ini barulah dikembangkan konsep awal yang diinginkan, fashion and glamour sport bike. “Bayangan saya seperti lagi menyaksikan fashion show, tampilannya harus banyak pernik dan mewah. Karena itu selain limbah maka pilihan kelir juga harus mumpuni,” cuap pria yang juga karyawan sebuah perusahaan kayu ini.

Bagian bodi seluruhnya dikrom dan kemudian diberi motif airbrush grafis. Untuk pengerjaanya Agus sampai harus mengirim ke Jakarta. “Untuk urusan cat saya enggak mau berisiko maka langsung kirim ke jagoannya langsung, “Tomi Airbrush”, alasan Agus untuk hal ini. Padahal kayaknya di Pontianak juga sudah mulai banyak yang jago ngecat.

Untuk baju ini, taunya Agus sudah beberapa kali ganti motif. “Sebelumnya berkesan terlalu ribet, makanya saya minta Tomi desain baru yang masih tergolong simpel. Kalau ribet kesan mewahnya malah jadi hilang,” cerita pemilik bengkel Sukses Motor, Pontianak ini.

Akhirnya ubahan seperti ini yang masih memperlihatkan identitas Ninja berhasil membuat Agus menjadi yang terbaik di kelas Sport Fashion di ajang contezt modif 16 Mei lalu di Pontianak. Bahkn seringkali menjuarai Event contest serupa lainnya.

Selamat, ya!

LAMPU LED

Konsep modern jelas terlihat pada tampilan lampu depan Ninja ini. Baik secara desain maupun penggunaan LEd di dalamnya. “Kita tanamkan sebanyak 80 LEd di atas papan pcb, kalau modelnya sendiri adalah variasi Hayabusa,” kata Agus Salim menerangkan. Alhasil Ninja ini semakin fashionable. Ya, sesuai harapan si empunya.

DATA MODIFIKASI

Pelek : Enkei, NSR SP 150
Ban depan : Battlax 100/70-17
Ban belakang : Battlax 120/70-17
Handle clutch : Tokico ZX-10R
Disc depan : NSR SP 150
Upside down : Cagiva Mit
Lampu belakang : Honda CBR 150
Knalpot : R9
Sukses Motor : 0812-5757-222

smber : Motorplus

Iklan