Gerhana matahari berlangsung 11 menit

15 01 2010

Masyarakat Indonesia di wilayah Sumatera, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan sebagian Sulawesi bakal menikmati gerhana matahari total sore ini. Gerhana matahari kali ini termasuk kategori fenomena alam luar biasa, karena merupakan yang terlama pada milenium ketiga ini (2001-3000).

Gerhana Matahari ini berlangsung dengan durasi maksimum sekitar 11 menit 8 detik, dan akan melewati wilayah Afrika bagian tengah, Samudera Hindia, dan sebagian wilayah Indonesia.

Namun peneliti utama Astronomi-Astrofisika Lapan Bandung Thomas Djamaluddin menyatakan, disebabkan tidak begitu dekat dengan puncak gerhana matahari cincin di India, Indonesia hanya sedikit menikmati fenomena alam ini. Indonesia akan sekadar melihat gerhana matahari sebagian tidak sampai gerhana matahari cincin.

”Puncak gerhana matahari ini berada di India dengan puncak gerhana cincin 11 menit, tapi di wilayah lain di luar jalur itu, hanya bisa melihat sebagian saja,” kata Thomas, Jumat (14/1) pagi tadi.

Thomas menambahkan, selain puncak gerhana cincin di sekitar India, jalur yang dilewati gerhana cincin lainnya yaitu Myanmar, Cina dan Afrika Tengah.

“Piringan matahari tertutup bulan sehingga pengamat di bawahnya melihatnya seperti cincin. Kalau di luar jalur itu, orang akan melihat matahari sabit, seperti di Aceh akan tampak setengah matahari tertutup mirip bulan setengah,” jelasnya.

Thomas menjelaskan, gerhana cincin terjadi 11 menit. Sementara gerhana sebagiannya mencapai 1 jam lebih. “Kalau gerhana sebagian, maka hanya sebagian saja belum sampai cincin,” ucapnya.

Iklan